Sabtu, 15 Desember 2018

pendidikan


A.    Pembelajaran Online Dan Konsep E-Learning
1.      Konsep dan Karakteristik Pembelajaran E-learning
E-Learning dapat diartikan sebagai materi pembelajaran atau pengalaman belajar yang disampaikan melalui teknologi elektronik. Jadi, dengan demikian dalam E-learning siswa tidak hanya belajar dari internet saja akan tetapi juga dari sumber internet lain seperti video dan audio. Namun demikian perkembangan komputer yang semakin hebat dengan berbagai jaringannya, maka dewasa ini E-learning juga lebih banyak memanfaatkan komputer dengan jaringan internetnya. Perkembangan teknologi komputer dengan sistem jaringannya khususnya jaringan internet dewasa ini, berdampak pada terjadinya perubahan peranan guru dan perubahan pengelolaan pembelajaran, yang kemudian bermuara pada perubahan paradigma tentang mengajar.[1]
Ada beberapa ciri pembelajaran online dan E-learning diantaranya sebagai berikut :
a.       Pada pembelajaran online dan E-learning siswa tidak lagi memerlukan tempat dan waktu khusus untuk belajar, akan tetapi siswa bisa belajar dimana dan kapan saja sesuai dengan kesempatan yang dimiliki oleh masing-masing siswa secara individual.
b.      Dalam proses pembelajaran siswa tidak lagi hanya memiliki akses pada buku teks dan sumber-sumber belajar tercetak lainnya, namun kepada sumber-sumber informasi yang bersifat digital, yang dapat diakses melalui dunia maya.
c.       Siswa dan guru dapat meningkatkan pembelajaran kelas dengan mengakses informasi dari kesatuan sumber-sumber (database, perpustakaan, kelompok minat khusus), berkomunikasi via komputer dengan siswa lain atau dengan para ahli di bidang pelajaran khusus, dan penukaran informasi/data.
d.      Peran guru dan murid bisa mengakses dokumen elektronik untuk memperkaya pelajaran mereka. Siswa dapat secara aktif berpartisipasi karena pembelajaran online memberikan lingkungan pembelajaran yang interaktif. Para siswa dapat menghubungkan informasi elektronik bagi proyek dan makalah mereka, membuatnya seperti dokumen “hidup” dengan tombol hypertext.
e.       Karena komputer memiliki kemampuan untuk mengirimkan informasi di berbagai media (cetak, video, dan rekaman suara dan musik) komputer telah menjadi perpustakaan tanpa batas.
2.      Keuntungan
Ada beberapa keuntungan pembelajaran online dan E-learning dengan menggunakan jaringan internet antara lain :[2]
a.       Beragamnya media. Setiap sisw dapat mengirimkan dan menerima informasi dengan siswa di seluruh dunia situs internet bisa memuat bermacam media, termasuk teks, audio, grafis, animasi, video, dan software yang bisa diunduh.
b.      Informasi terkini.  Siswa dapat mengakses informasi terkini dengan menghubungkan sumber-sumber di masyarakat di seluruh dunia secara terbuka. Para siswa dapat mengakses perpustakaan dan database dengan baik di luar batas lokal, hal ini memperluas horizon bagi sekolah kecil dan yang berada di desa sama seperti siswa yang berpartisipasi dalam program sekolah di rumah (home schooling).
c.       Navigasi. Keuntungan internet adalah kemampuan untuk berpindah dengan mudah di dalam dan di antara dokumen. Dengan menekan tombol mouse, para pengguna dapat mencari beragam dokumen di banyak tempat tanpa memindahkan komputer mereka.
d.      Penukaran ide. Peserta didik dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang memperbolehkan mereka untuk bertukar ide/ gagasan dengan siswa lain, bahkan dengan mereka yang tinggak di negara lain.
e.       Komunikasi yang dekat. E-mail memungkinkan orang di berbagai tempat untuk bertukar ide. Para pengguna dapat “berbicara” dengan orang lain di waktu yang berbeda dan merespons pada waktu sesuai kesempatan mereka.
3.      Keterbatasan
a.       Penyebaran informasi yang tidak sesuai. Internet memungkinkan dapat menyajikan bahan atau materi yang tidak pantas dinikmati oleh siswa karena tidak sesuai dengan taraf perkembangan mereka.
b.      Hak cipta. Karena informasi begitu mudah diakses, begitu mudah bagi seseorang untuk mengunduh file dengan cepat. Oleh karena itu, para siswa bisa membuat makalah atau proyek dengan melanggar hak  cipta seseorang yang bukan hasil kerja mereka.[3]
c.       Pertumbuhan situs web yang sangat cepat. Pertumbuhan ini menyebabkan pencarian informasi menjadi benar-benar sulit. Untuk membantu pencarian informasi, beberapa perusahaan komersil dan universitas menyediakan mesin pencari yang mengikuti jaringan web dan membalas hasil pencarian yang sesuai dengan apa yang dicari.
d.      Dukungan teknisi haruslah ada. Karena tanpa dukungan teknisi dan manajemen yang baik, jaringan komputer bisa mati dengan cepat.
e.       Kecepatan akses. Keterbatasan lain adalah kecepatan dimana para pengguna bisa mengakses informasi.
f.        Kurangnya kontrol kualitas. Para pengguna harus jadi pemikir dan pembaca yang kritis yang tahu bagaimana menilai informasi. Segala yang dikirim di internet bukanlah sebuah “ajaran”. Setiap orang dapat mengirim apapun di web, termasuk informasi yang tidak penting, salah, atau tidak benar. [4]




[1] Sanjaya, Wina, Media Komunikasi Pembelajaran, Jakarta, 2014, Halm. 205.
[2] Sanjaya, Wina, Media Komunikasi Pembelajaran, Jakarta, 2014, Halm.208.
[3] Sanjaya, Wina, Media Komunikasi Pembelajaran, Jakarta, 2014, Halm. 210.
[4] Sanjaya, Wina, Media Komunikasi Pembelajaran, Jakarta, 2014, Halm. 211.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

https://goo.gl/forms/WoLj8XYxb3D8ekXw1